MUI Jatim Minta Kepala Daerah Aktifkan Masjid dan Musala

23

MUI Jatim Minta Kepala Daerah Aktifkan Masjid Dan Musala
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur meminta kepada seluruh kepala daerah di Jatim untuk membuka atau mengaktifkan kembali masjid dan musala.

BACA JUGA : KPK Ingatkan Kepala Daerah soal Bansos Corona: Usai Hajatan Biasa Muncul Kasus.

“Kami telah mengirimkan hasil analisis dan evaluasi penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Timur terkait dengan kegiatan di rumah ibadah muslim,” ujar Sekretaris MUI Jatim Ainul Yaqin, Sabtu (9/5/2020).

Surat sebanyak 16 lembar tertanggal 9 Ramadhan 1441 H atau 2 Mei 2020 itu ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Jatim KH Abdushomad Buchori dan Sekretaris Umum H Ainul Yaqin.

Dalam surat dijelaskan mulai dari dasar pemikiran, sudut pandang ajaran Islam terkait kegiatan keagamaan di rumah ibadah hubungannya dengan pencegahan COVID-19.

Terkait dengan ibadah jemaah salat maktubah atau salat lima waktu, terkait dengan ibadah Ramadhan, terkait dengan memakmurkan masjid, terkait dengan ibadah di saat menghadapi musibah COVID-19.

Surat tersebut juga menjelaskan peraturan terkait dengan pelaksanaan PSBB di Jawa Timur. Tinjauan implementasi kebijakan PSBB di Jatim, maka kesimpulannya adalah beribadah di masjid merupakan bagian dari hak yang paling mendasar.
Mengingat bahwa beribadah di masjid merupakan bagian dari hak dasar yang paling mendasar, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang hati-hati dan proporsional. Kebijakan yang tidak proporsional bisa batal demi hukum karena bisa dianggap melanggar konstitusi,” terang Ainul.

Laman: 1 2 3

You might also like
close